Pemerintah Buka Posko Penanggulangan Bencana Aceh di Polonia
Senin, 27 Des 2004 14:11 WIB
Jakarta -
Pemerintah membentuk posko penanggulangan bencana alam gempa dan gelombang tsunami yang terjadi di Aceh di Bandara Polonia Medan, Sumatera Utara. Di tempat inilah, pemerintah akan mengorganisir penanganan, pertolongan dan mengorganisir bantuan, untuk selanjutnya dikirim ke tempat-tempat yang paling banyak membutuhkannya.Demikian disampaikan Mensesneg Yusril Ihza Mahendra kepada wartawan di gedung Sekneg, Jalan Veteran, Jakarta Pusat, Senin (27/12/2004). Penempatan posko bencana di Polonia, menurut Yusril, tak bisa dilakukan di Banda Aceh, karena di sana tak memungkinkan. "Bandara di Banda Aceh belum aman. Masih ada kemungkinan terjadi gempa susulan, sehingga kita putuskan posko dibuka di Polonia Medan, " kata Yusril.Pemerintah, menurut Yusril dalam kurun waktu 3 hari ke depan lebih mengutamakan penanganan para korban. "Kita cegah munculnya korban tambahan dan menangani mereka yang sudah meninggal," katanya.Terhadap para korban yang tak jelas identitasnya, pemerintah sampai sekarang belum berhasil membuat Crisis Center. "Untuk para keluarga yang kehilangan anggota keluarganya, kami belum berhasil membuat crisis center," katanya.
(jon/)
Anda menyukai artikel ini
Artikel disimpan










































