Wakil Koordinator ICW, Agus Sunaryanto, mengatakan, vonis terhadap Akil adalah rekor baru untuk KPK. Tidak ada kasus lain yang melebihi putusan terhadap sang mantan ketua MK.
Melihat fakta tersebut, dia meminta semua hakim agar berkaca. Sebagai aparat penegak hukum, bahkan disebut perwakilan Tuhan di muka bumi, harus hati-hati.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Meski Akil sudah banyak berjasa selama menjalankan tugas, namun tetap saja korupsi meruntuhkannya. Oran yang paling berjasa dan baik, justru adalah yang paling bisa menahan diri dari godaan uang. "Dia menodai kepercayaan sebagai hakim konstitusi," imbuhnya.
Ke depan, Agus berharap agar seleksi pejabat publik, termasuk hakim konstitusi diperkekat. Lalu, pelaporan kekayaan ke KPK harus diubah aturannya agar ada sanksi bagi pejabat yang tidak melapor. Hal ini penting karena banyak kasus terbukti, hartanya melebihi dari yang dilaporkan.
"Selanjutnya kepatuhan soal pajak, harus ada kesepahaman antara KPK, PPATK, Kejaksaan, Kepolisian, Dirjen Pajak untuk menelusuri kepatuhan membayar pajak bagi pejabat publik. Kalau tidak sinergis ini akan bekerja parsial," tegasnya.
(mad/mad)











































