Presiden Nyatakan Hari Berkabung Nasional Selama 3 Hari

Presiden Nyatakan Hari Berkabung Nasional Selama 3 Hari

- detikNews
Senin, 27 Des 2004 12:25 WIB
Makassar - Presiden SBY menyatakan hari berkabung nasional selama 3 hari, mulai Senin (27/12/2004) sebagai tanda duka atas musibah gempa dan tsunami yang menewaskan sedikitnya 4.500 orang. Juga diperintahkan memasang bendera setengan tiang."Inilah saatnya kita dan rakyat Indonesia memberikan uluran tangan kita kepada saudara kita yang terkena bencana. Hari ini adalah hari berkabung nasional selama 3 hari," kata Presiden SBY dalam jumpa pers saat transit di Bandara Hasanuddin, Makassar, Senin (27/12/2004). SBY selanjutnya meneruskan perjalanan ke Batam lalu Medan, untuk meninjau korban gempa dan tsunami."Ini adalah darurat kemanusiaan. Semua pihak saya berharap turut memberikan bantuan bagi para korban. Terutama untuk pemakaman yang layak, juga bantuan bantuan makanan di pengungsian. Dan Wapres telah ke Aceh hari ini," sambung SBY.Jubir Kepresidenan Andi Mallarangeng menambambahkan, lewat media, Presiden mengimbau agar mengibarkan bendera Merah Putih setengah tiang di seantero Nusantara. Dikatakannya juga, sejumlah negara telah menwarkan bantuan. "Di antaranya Cina, AS, dan macam-macam. Tapi Presiden lebih mengimbau agar partisipasi masyarakat dululah untuk membantu sesamanya," urainya.Diungkapannya, Presiden juga membatalkan kunjungannya ke Ambon dan memilih untuk meninjau lokasi bencana. "Bahkan Hari Natal Nasional yang diperingati di Jakarta yang harusnya dihadiri Presiden, juga dibatalkan. Ibu Marie Pangestu sebagai ketua panitia membatalkan acara itu dan mengalihkan dananya untuk bantuan korban gempa," demikian Andi. (nrl/)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads