Tim Pemantau Terbentuk, Sore Ini Berangkat Ke Medan
Senin, 27 Des 2004 12:15 WIB
Jakarta - Tim ahli dan pemantau gempa dan gelombang tsunami Aceh telah terbentuk dan sore ini akan berangkat ke Medan. Tim ini diketuai oleh Kepala Badiklat Departemen ESDM Wimmpy S Tjetjep dan akan membuat posko di Medan.Demikian diungkapkan salah seorang anggota tim, Kepala Sudit Direktorat Mitigasi dan Bencana Geologi Surono kepada detikcom, Senin (27/12/2004) melalui sambungan telepon. Surono telah berangkat dari Bandung, bergabung dengan tim lainnya di Jakarta, dan pada pukul 13.00 WIB berangkat ke Medan.Gempa yang terjadi Minggu (26/12/2004), menurut Surono terjadi di sebelah barat Sumatera dengan kekuatan 8,9 skala righter pada kedalaman 10 km. Gempa pertama terjadi pada pukul 08.00 WIB dan disusul gempa kedua. Hanya untuk gempa kedua dengan kekuatan 5,9 skala righter ternyata lebih dekat dengan Aceh, yakni berjarak 100 Km dengan kedalaman 10 km."Gempa yang pertama memang sangat besar, menurut catatan gempa terebsar setelah tahun 1900. gemba ini mampu menggerakkan air laut menjadi gelombang tsunami," kata Surono.Setelah kejadian gempa diserta gelombang, menurut Surono, masih ada kemungkinan gempa susulan yang akan terus terjadi. "Hanya jumlahnya diperkirakan tak sebesar yang kemarin, secara teoritis masih ada gempa susulan," ujarnya.
(jon/)











































