"Puncak arus mudik dari Kalimantan secara historis berada pada H-7 hingga H-5, sedangkan arus balik pada H+7 hingga H+14," ujar Wakil Menteri Perhubungan (Wamenhub) Bambang Susantono di Pelabuhan Semayang, Balikpapan, Kamis (3/6/2014).
Usai berkeliling di setiap sudut pelabuhan, Bambang menegaskan persiapan sebelum arus puncak mudik sangat penting. Hal ini untuk menghindari penumpukan penumpang yang berujung masalah.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dari catatan arus mudik tahun 2013, penumpang dari Kalimantan menuju ke Jawa terhitung total penumpang dari pelabuhan Kalimantan ke arah Jawa tahun lalu tidak kurang dari 160 ribu penumpang. Hal ini tentunya menjadi perhatian penting selama masa Lebaran.
Bambang kemudian menjelaskan masalah-masalah kecil seperti alur penumpang naik dan turun kapal, fasilitas seperti toilet, titik di mana orang menunggu kapal, bisa jadi masalah besar ketika arus mudik. Oleh karena itu, dia menginstruksikan kepada kepala pelabuhan untuk bersiap dari jauh-jauh hari.
"Manajemen menaikkan dan menurunkan penumpang dengan prioritas kepada wanita, anak-anak, lansia, dan ibu hamil," tegas Bambang.
(dha/mad)










































