"Saya barusan datang untuk memenuhi undangan dari Bawaslu permintaan klarifikasi terhadap twitter sebanyak 82 kata yang saya tulis untuk merespon janji salah seorang capres yang tak mau sebut namanya," kata Fahri Hamzah usai diklarifikasi Bawaslu di kantor Bawaslu Jl MH Thamrin, Jakpus, Kamis (3/7/2014).
Fahri mengatakan, forum klarifikasi dengan Bawaslu hanya sekitar 45 menit, ia menjawab semua pertanyaan Bawaslu yang intinya maksud Fahri menyebut Jokowi 'sinting'.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurut Fahri, dalam forum klarifikasi Bawaslu hanya mengajukan pertanyaan tidak memberi tanggapan atau kesimpulan. Ia menegaskan kicauannya adalah sikap kritis bukan hinaan.
(bal/trq)











































