Jaka Waluya sangat terpukul atas kematian anaknya, Padian Prawirodirya, siswa SMAN 3 Jakarta yang diduga dianiaya seniornya saat ekskul pecinta alam di Tangkuban Perahu. Jaka yang mengenakan baju hitam itu terlihat sangat sedih.
Jaka menyambut tamu yang turut berbelasungkawa dengan wajah duka di rumah duka Padian, Jl Mampang VIII, Jakarta Selatan, Kamis (3/7/2014).
Keluarga dan kerabat Padian sudah berdatangan ke rumah duka. Begitu juga teman sekolah Padian.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Jenazah Padian saat ini berada di dalam rumah setelah dibawa dari RSHS Bandung. detikcom tidak bisa masuk ke rumah. Ayah Padian belum bersedia diwawancara.
"Saya belum mau diwawancara," kata Jaka kepada detikcom.
Rencananya jenazah Padian akan dimakamkan di TPU Menteng Pulo usai zuhur.
Padian adalah korban tewas kedua setelah Arfiand Cesar Irhami. 5 Tersangka kasus penganiayaan itu juga sudah dijebloskan ke Rutan Pondok Bambu dan Rutan Salemba, salah satunya perempuan.
(nik/nrl)











































