"Berkaitan dengan Cianjur, kan lumbungnya padi. Ada padi Pandanwangi. Kan enak itu. Pulen dan wangi. Kalau ke depan nanti Jokowi dan JK yang jadi Presiden, kita harus berani stop import pangan, stop import beras, stop import daging, stop import kedelai, stop import sayur, stop import buah, stop import ikan," ujar Jokowi disambut tepuk tangan meriah, Rabu (2/7/2014).
Suara Jokowi terdengar keras saat menyinggung soal import. Jokowi pun menanyakan penyebab banyaknya import kepada para anggota Taruna Merah Putih.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Bocar bocor bocar bocor," balas Jokowi kemudian disambut tawa renyah seluruh yang hadir.
Menurut Jokowi permasalahan banyaknya import adalah karena banyak mafia di birokrasi. Itulah yang seharusnya diberangus.
"Katanya di situ katanya ada mafianya. Mafia daging ada, mafia beras ada, mafia haji ada, mafia minyak ada. Semua ada mafia. Tapi di tempat kita yang baik-baik orangnya, yang mafia nggak ke sini," ucap Jokowi.
Hadir pula mendampingi Jokowi yakni Marwan Jafar, Anies Baswedan, TB Hasanuddin, Teten Masduki, dan Ribka Tjiptaning. Sementara selaku penyelenggara adalah Ketua DPD Taruna Merah Putih Jabar Dadang Danubrata.
(bpn/trq)










































