"Pemeriksaan tambahan untuk Pak Setyardi dan pemeriksaan pertama untuk Pak Darmawan. Keduanya sebagai saksi," kata kuasa hukum Setyardi dan Darmawan, Hican Panjaitan di Mabes Polri, Jl Trunojoyo, Jakarta Selatan, Rabu (2/7/2014).
Sekitar pukul 15.30 WIB, keduanya keluar dari gedung Bareskrim Polri, Setyardi tampak mengenakan kemeja kotak-kotak khas Jokowi yang dibalut jaket kulit hitam. Sementara Darmawan mengenakan kemeja putih mirip yang dikenakan oleh Prabowo dalam kampanye capres.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Baik Setyardi maupun Darmawan tidak menyebutkan materi yang ditanyakan oleh penyidik. Mereka hanya menyatakan sedikitnya ada 20 pertanyaan yang dijawab saat pemeriksaan.
"Sekitar 20 pertanyaan," kata Darmawan.
"Kalau saya lupa ada berapa pertanyaan," ujar Setyardi menimpali.
Setyardi juga enggan memberikan konfirmasi pemberi dana operasional tabloid yang diprotes kubu Jokowi-JK itu. Sebelumnya, tim Jokowi-JK menyebut nama seorang importir minyak yang mendanai Obor Rakyat.
"Saya sendiri yang membiayai," ujar Setyardi.
(vid/fjr)











































