Keyakinan Hasto didasarkan pada kasus-kasus korupsi yang membelit sejumlah eks kader PD. Dengan adanya kasus-kasus itu, masih kata Hasto, keberadaan PD malah akan menjadi beban untuk Prabowo-Hatta.
“Dalam sebuah survei terungkap bahwa 78% responden ingat terhadap kasus korupsi besar di negeri ini. Kuatnya memori rakyat tersebut tidak lain karena korupsi merupakan kejahatan kemanusiaan,” kata Hasto kepada detikcom, Rabu (2/7/2014).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
“Joko Widodo hadir sebagai pemimpin yang tidak memiliki beban. Berbeda dengan Prabowo-Hatta yang kini bagaikan memimpin 'kapal besar' yang penuh dengan gerbong persoalan masalah korupsi. Bahkan antrean janji jabatan menterinya pun terbentang panjang tak berkesudahan,” ujarnya menyindir.
Dengan tak memiliki beban, Hasto yakin kapal koalisi pengusung Jokowi-JK bisa melaju lebih cepat dibanding lawan politiknya.
“Layar pun terkembang dalam kesederhanaan dengan tali dan bentangan layar lebar menuju Indonesia yang lebih sejahtera, berdaulat dan mandiri,” ujarnya.
(trq/trq)










































