Nuron, warga di desa itu menceritakan lokasi SD ini berada di perbatasan antara Cianjur dan Bandung. Para murid masih ada yang tidak memakai sepatu untuk pergi bersekolah.
"Ya namanya di kampung masih banyak yang tidak pakai sepatu, beda dengan di kota," kata Nusron kepada detikcom, Rabu (2/7/2014).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Ya kalau seragam yang ada saja, jadi memang beda-beda warnanya. Foto ini saya ambil saat ada yang memberi bantuan di sekolah itu," katanya.
Nuron mengatakan, lokasi SD ini memang cukup jauh dari kota. Jalan ke lokasi ini juga banyak yang rusak dan tidak rata. Kebanyakan penduduk di daerah ini adalah petani.
"Bantuan dari Pemprov belum ada jadi memang fasilitas sekolahnya seadanya," katanya.
Nuron mengatakan, Kapolres Cianjur pernah memberikan bantuan ke sekolah tersebut. Bantuan ini berupa pemugaran bangunan sekolah sehingga lebih permanen.
"Kapolres bantu pembangunan sekolah, jadi yang masih semi permanen dibangun dengan bata. Kami berharap ada bantuan dari pusat sehingga fasilitas sekolah bisa lebih baik," katanya.
Informasi di lingkungan Dinas Pendidikan, sekolah tersebut masuk dalam rencana renovasi tahun ini.
(nal/nrl)











































