"Selama ini ada isu Prabowo akan memberangus kebebasan pers. Itu tidak benar. Itu isu yang ditiupkan kelompok sebelah," kata Tantowi saat diwawancarai lewat telepon oleh detikcom, Rabu (2/7/2014). Politisi Partai Golongan Karya ini mengatakan Prabowo akan meneruskan capaian positif presiden sebelumnya dalam hal kebebasan pers.
"Kebebasan pers adalah substansi penting dalam demokrasi. Negara-negara demokrasi memiliki pers yang bebas," kata Tantowi. Tantowi menganggap saat ini beredar berita-berita tidak seimbang yang memojokkan Prabowo sebagai calon presiden yang tidak pro kebebasan pers. "Pemberitaan seperti itu membuat kami tidak nyaman," katanya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Pekerjaan wartawan penuh risiko. Sudah tanggung jawab pemerintah untuk mendorong agar wartawan diberikan asuransi yang harus dipenuhi oleh perusahaan yang bersangkutan," ujar ikon musik country ini.
Selain itu, menurut Tantowi, penaikan upah minimum bagi wartawan juga mungkin dilakukan. "Ya mungkin nanti kami akan coba menaikkan UMR bagi wartawan. Bisa juga dengan memberikan pendidikan agar wartawan bisa terus berkembang," ucap Tantowi mengakhiri pembicaraan.
(trq/trq)











































