JK Sebut Kicauan 'Sinting' Fahri Hamzah Keterlaluan

JK Sebut Kicauan 'Sinting' Fahri Hamzah Keterlaluan

- detikNews
Rabu, 02 Jul 2014 14:19 WIB
JK Sebut Kicauan Sinting Fahri Hamzah Keterlaluan
Jakarta - Cawapres nomor urut dua Jusuf Kalla (JK) angkat bicara soal kicauan janji Jokowi 'sinting' yang dilempar tim Prabowo-Hatta, Fahri Hamzah. Menurut JK, Wasekjen PKS itu sudah keterlaluan dan tidak sopan.

"Itu keterlaluan, boleh mengkritik tapi bolehlah pakai kata-kata yang lebih sopan apalagi tentang santri kerena santri bagian dari anak-anak kita juga, bagian dari generasi muda, dan sejarah bangsa," kata JK kepada detikcom di kediamannya, Jl Dharmawangsa No 6, Jakarta Selatan, Rabu (2/7/2014).

Menurut JK, permintaan para santri agar 1 Muharam dijadikan hari santri tidaklah berlebihan. Tidak sepantasnya Fahri mengkritik usulan semacam itu yang diamini Jokowi.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Kan cuma mereka minta hal yang sederhana, mereka minta dihargai. Begitu banyak hari-hari peringatan di Indonesia dan tidak mengambil hari libur. Kan contohnya ada hari PMI, hari koperasi, hari olahraga," kata JK.

Melalui akun twitternya @fahrihamzah pada 27 Juni 2014 sekitar pukul 10.40 WIB, Fahri berkicau "Jokowi janji 1 Muharam hari santri. Demi dia terpilih, 360 hari akan dijanjikan ke semua orang. Sinting!". Kicauan Fahri itu menanggapi janji Jokowi atas tuntutan santri di Pondok Pesantren Babussalam, Banjarejo, Malang, Jawa Timur, agar menjadikan 1 Muharam sebagai hari santri nasional.

Gara-gara hal ini Timses Jokowi-JK melaporkan Fahri ke Bawaslu, dan kini pengawas Pemilu bersiap memanggil Fahri dalam waktu dekat. Seiring laporan ke Bawaslu, kontroversi terhadap pernyataan Fahri ini juga kian meluas. Tak hanya di Purwakarta, kabarnya santri dari berbagai daerah bakal demo terkait hal ini.

(van/nrl)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads