"Prediksi kami selama ini lambat laun PD akan bergabung dengan kami," kata Tantowi di Gedung DPR/MPR, Senayan, Jakarta, Rabu (2/7/2014).
Bergabungnya PD ke koalisi Merah Putih, menurut Tantowi, disebabkan oleh beberapa hal. Salah satunya adalah tindakan Prabowo yang dinilai tidak malu-malu untuk meneruskan seluruh program-program baik yang ada di pemerintahan SBY.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Politikus Partai Golkar ini menjelaskan bila menang Pilpres nanti pemerintahan Prabowo-Hatta ke depan tidak akan dimulai dari titik nol. Modalitas yang dimiliki oleh calon pasangan nomor urut satu ini diakui sudah 50 persen.
"Kita akan mulai dari 50 persen. Seluruh capaian positif dari presiden-presiden sebelumnya dari Soeharto sampai SBY yang bagus-bagus itu kita ambil lalu kita poles dan kita teruskan," kata Tantowi.
Terkait sisa persentase lainnya, Tantowi mengatakan, pihaknya baru akan membicarakan inovasi-inovasi yang dinilai akan sangat menguntungkan rakyat.
"Dari pada tidak mau mengakui kebaikan pemerintah sebelumnya, kemudian mencoba inovasi baru. Lima tahun itu tidak cukup. 1800 triliun APBN, itu juga tidak akan cukup. Itu jumawa sekali kalau ada pemerintahan yang memiliki konsep seperti itu," Tantowi membeberkan.
(brn/brn)











































