"Itu sangat pantas. Mestinya emang seperti itu karena dia merusak seluruh sistem nasional. MK adalah benteng terakhir, benteng terakhir demokrasi konstitusi kita karena dia merusak total," kata JK saat ditemui di kediamannya, Jl Brawijaya, Jaksel, Rabu (2/7/2014).
Menurut JK, kerusakan yang muncul karena korupsi dampaknya sangat luar biasa. Hal ini bisa merusak sistem, berapa pun anggaran yang masuk ke kas negara.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Akil pernah jadi politikus partai Golkar semasa duduk di DPR. Setelah itu, dia jadi hakim konstitusi dan ketua MK hingga akhirnya ditangkap KPK karena kasus suap.
Dalam sidang vonis Senin (1/7) lalu, Akil dihukum seumur hidup. Dia terbukti menerima suap dan gratifikasi terkait sengketa Pilkada. Sebagian besar hartanya pun disita negara.
(mad/mad)











































