Okke sambangi Pasar Klewer bersama rombongan Perempuan Pendukung Prabowo Hatta (PPPH). Ia membelikan kemeja lurik, untuk suaminya, Hatta Rajasa.
"Beli Lurik buat bapak. Cuma 25 ribu. Mudah-mudahan muat, perutnya bapak gede," ujar Okke sumringah di Pasar Klewer, Jl. Radjiman, Solo, Rabu (2/7/2014).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Masih sama dengan kunjungannya di pasar Legi dan pasar Gede, Okke dan rombongan juga membagi-bagikan kaos, stiker, dan pin Prabowo-Hatta di pasar Klewer. Meski tak banyak yang mengetahui sosok Okke, sejumlah pengunjung tampak penasaran melihat ramainya rombongan.
"Ohhh, istrinya pak Hatta," gumam mayoritas pedagang saat diberitahu panitia.
Setelah berkeliling ke 3 pasar, Okke merasa bahwa setiap pasar di Solo memiliki kekhasan masing-masing. Meski begitu, perempuan berkerudung ini masih melihat pasar-pasar tradisional setempat belum termaksimalkan jika mau Solo dijadikan sebagai kota heritage.
"Pasar-pasar tradisionalnya masih terhimpit dengan pasar modern. Sepertinya agak tumpang tindih. Modernisasi bisa saja masuk tapi jangan sampai menggerus tradisi," kata Okke.
Okke pun merasa potensi ekonomi kreatif di daerah ini sangat besar. Sehingga perlu perhatian lebih dari pemerintah daerah, terutama untuk pembatik atau pelaku seni batik yang sudah tua.
"Tradisi di sini adalah batik. Batik bisa kita tawarkan ke banyak pihak.
Saya lihat batik sudah jadi harganya 25 ribu. Potensinya sangat luar biasa," tutur Okke.
Wanita kelahiran Palembang ini juga menyoroti bagaimana kemasan barang di pasar-pasar tradisional Solo yang masih kurang layak. Padahal menurut Okke esensi dari barang yang dijual itu sangat besar.
"Tadi ada makanan wijen, saya baru tahu kalau itu dulu adalah makanan raja-raja," papar Okke.
Okke yang menerima sejumlah keluhan dari pedagang karena pasar sepi itu meminta agar pemda setempat bekeja maksimal terkait perda tentang pasar tradisional. Termasuk dengan membantu dalam hal pemasaran dan pengemasan barang agar lebih menarik pembeli atau wisatawan.
"Jepang punya Kyoto, kita punya Solo," tutup Okke sambil tersenyum.
Dalam kesempatan ini, Okke ditemanioleh istri-istri anggota koalisi Merah Putih. Mereka adalah istri Ketua Umum PBB MS Kaban, Nurmala Dewi, istri Ketua Umum PKS Anis Matta, Anaway, dan istri Ketua Dewan Pertimbangan Partai Golkar Akbar Tanjung, Krisnina Maharani. Selain itu juga ada artis sekaligus politisi Ratih Sanggarwati.
(ear/fjr)











































