Jubir PDIP: Sikap Diam Rustriningsih Dimanipulasi Kubu Prabowo-Hatta

Jubir PDIP: Sikap Diam Rustriningsih Dimanipulasi Kubu Prabowo-Hatta

- detikNews
Rabu, 02 Jul 2014 10:41 WIB
Jubir PDIP: Sikap Diam Rustriningsih Dimanipulasi Kubu Prabowo-Hatta
Jakarta - Sikap diam eks Wakil Gubernur Jawa Tengah yang juga kader PDIP, Rustriningsih (46), terhadap arah dukungan Pilpres 2014 dinillai politisi PDIP 'dimainkan' oleh kubu Prabowo-Hatta. Politisi PDIP ini percaya Rustri masih loyal ke banteng moncong putih.

"Aku belum percaya sampai ada bukti yang menyatakan hal tersebut (bahwa Rustri mendukung Prabowo-Hatta)," kata juru bicara PDIP Eva Kusuma Sundari kepada detikcom, Rabu (2/3/2014).

Eva menjelaskan, kesetiaan Rustri pada kebijakan PDIP sudah teruji lewat berbagai 'cobaan dan godaan' yang pernah menghampiri mantan bupati Kebumen, Jawa Tengah, itu.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Contohnya, saat Rustri dikabarkan akan ikut konvensi capres Partai Demokrat beberapa waktu silam, Rustri menutup isu itu dengan penolakan ke Demokrat. Contoh lain terkait bukti loyalitas Rustri juga disebut Eva.

"Rustri sudah teruji saat NasDem, konvensi Demokrat, pemilihan DPD, dan Pilgub bahwa dia patuh pada kebijakan partai," tutur Eva.

Ketika dikonfirmasi soal sikapnya, pernyataan Rustri sendiri masih kabur. Rustri hanya berkilah bahwa saat ini dia hanya ingin menemani anak-anaknya berlibur di Kebumen. Namun tim Prabowo-Hatta sudah yakin Rustri bakal merapat ke kubunya.

Sejurus kemudian, elite PDIP kadung bereaksi dengan menyatakan Rustri akan dipecat karena tak mengikuti arahan Ketum Megawati mendukung Jokowi-JK. Padahal sikap Rustri belum jelas betul. Namun Eva punya pembacaan lain. Eva memandang sikap diam perempuan berkerudung ini dimanfaatkan oleh kubu Prabowo-Hatta.

"Sikap pendiamnya dimanipulasi kubu sebelah tampaknya," tilik Eva.

Namun apabila Rustri benar-benar mendukung Prabowo-Hatta, Eva menilai lebih baik Rustri tak langsung serta merta dipecat sebelum Pilpres 2014. Ini karena masih ada mekanisme Sidang Pleno Kehormatan Partai untuk menentukan dipecat-tidaknya seorang kader.

"Sebaiknya sih dinonaktifkan, setelah Pilpres dipanggil dan disidang lewat Sidang Pleno Kehormatan, Ketuanya Pak Darto (Sidharto Danusubroto)," tutur Eva.

Jadi apa benar Rustriningsih masih loyal ke PDIP? Atau dia sudah menambatkan dukungannya ke Prabowo-Hatta seperti yang diyakini koalisi Merah-Putih? Agaknya agenda Hatta Rajasa ke Jawa Tengah esok hari (3/7) akan menguak tabir sikap Rustri yang masih kabur.

(dnu/nrl)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads