Menurut keterangan saksi, Yudi seorang sopir taksi yang biasa mangkal di Halte UI, Jagakarsa, Jaksel, pada Selasa (1/7) sekitar pukul 01.30 WIB, tak lama setelah Bharada Rizki meninggal dunia, puluhan orang datang ke lokasi.
Dikisahkan Yudi, dini hari itu ada sekitar 50 orang pria berseragam dengan membawa senjata menyisir tempat kejadian perkara (TKP). Mereka semua datang berboncengan menggunakan motor trail. Ada juga yang memakai mobil bertuliskan Pelopor.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kata Yudi, puluhan pria berseragam itu berjejer di tengah jalanan. Semua kendaraan yang melintas baik roda dua maupun empat diberhentikan dan diperiksa seperti layaknya razia yang biasa dilakukan polisi.
Kata Yudi, beberapa pria itu kemudian bertanya kepada dirinya. "Lihat kejadian pembacokan nggak di sini? Ya saya jawab, nggak tahu Pak, Saya aja baru datang. Kalau di sini ada pembacokan pasti sudah ramai," cerita Yudi.
Puluhan pria tersebut kemudian menyisir lokasi. "Saya sempat ditanya lagi pertanyaan yang sama. Jawaban saya tetap nggak tau, karena memang nggak liat apa-apa," imbuh Yudi.
Peristiwa puluhan pria dengan senjata menyisir lokasi pembunuhan Rizky itu juga dibenarkan Abdel, pedagang kaki lima yang mangkal di dekat lokasi pembunuhan.
"Saya juga ditanyain, kamu lihat nggak ada pembacokan. Ada anggota kita dibacok katanya dekat sini. Saya jawabnya ya nggak tau juga. Nggak dengar ribut-ribut atau apa," ucap Abdel.
"Nah nggak lama ada orang naik motor yang ngasih tau lokasi pembunuhannya ke Brimob yang nanya saya itu. Akhirnya mereka ke sana semua," sambung Abdel lagi.
(bar/ndr)











































