Sebagai warga negara, Sutrisno merasa wajib menggunakan hak pilihnya secara hati-hati untuk memilih calon presiden yang ia yakini bisa memimpin negeri dengan baik lima tahun ke depan.
Pengusaha properti ini menyebutkan bahwa ia harus melalui proses menggunakan akal sehat, hati nurani, dan berkomunikasi dengan Sang Pencipta dengan shalat istiqarah.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Selanjutnya, Sutrisno berpendapat Jokowi dan Jusuf Kalla memiliki rekam jejak moral yang baik. "Tidak ada kasus, misalnya selingkuh, atau apapun. Keluarganya rukun," tuturnya.
Lebih jauh, pria kelahiran Pekalongan ini memuji prestasi Jusuf Kalla yang selama menjadi Menko Kesra bisa mendamaikan Poso dan Ambon. JK juga mampu mendamaikan Aceh ketika menjadi wapres.
"Ketika tidak menjabat di pemerintahan, beliau berprestasi di PMI dan bermanfaat bagi masyarakat, kemudian menjadi dewan masjid," ucapnya.
Ketika ditanya mengenai alasan ketidakberpihakannya kepada Hatta Rajasa yang notabene adalah Ketua Umum PAN saat ini, Sutrisno mengaku sudah tak lagi terlibat dalam politik praktis.
"Saya kan sudah keluar dari partai, sehingga saya independen," ujar Sutrisno.
(jor/nvc)











































