Prabowo menyebut dukungan deklarasi ini menjadi modal penting sebagai kepercayaan masyarakat di saat hari-hari terakhir menjelang Pemilu Presiden.
"Di hari-hari terakhir, kita harus kerja keras. Saudara punya peranan penting. Saya dapat laporan dari timses, bahwa rumah di Pattimura 1 sudah terdaftar 300-an. Kelompok relawan yang secara spontan sukarela mendaftar mendeklarasikan diri di Jakarta sudah terdaftar 850 ormas dan relawan. Di Bandung ratusan, di Surabaya, di Medan 300," ujar Prabowo saat orasi di depan ratusan pendukungnya di Pondok Kediaman Probosutedjo, Kota Yogyakarta, Selasa (1/7/2014).
Mantan Komandan Jenderal Kopassus itu menyebut dukungan dari berbagai ormas ini adalah bentuk dukungan spontan dan berlandaskan asas tanggung jawab. Tapi Prabowo mengimbau pendukungnya agar tidak lengah dan santai.
"Hari-hari terakhir kita harus genjot arahan dukungan dari lingkungan semua yang kita pengaruhi. Kita tidak boleh lengah, tidak boleh diam, tidak boleh santai karena yang kita hadapi adalah pertaruhan," ujar Prabowo.
Prabowo mengatakan programnya menjadikan Indonesia sebagai negara mandiri yang tidak bisa didikte pihak asing.
Selain itu Prabowo meminta pendukungnya cerdas bila menerima tawaran politik uang. Dia menyarankan pendukungnya tetap mengambil uang yang ditawarkan tapi tetap mencoblos nomor 1.
"Ada pihak-pihak sesumbar akan bagi-bagi uang. Kalau ada uangnya, terima saja, itu kan hasil uang rakyat Indonesia. Terima, masukin ke kantong, tapi tetap coblos nomor satu," sebut Prabowo.
Selesai berorasi, massa pendukung Prabowo langsung meneriakan takbir dan menyanyikan lagu 'Garuda di Dadaku'. Salah seorang publik figur yang juga simpatisan Prabowo, Ahmad Dhani tampak ikut bernyanyi sejenak di depan massa pendukung.
(hat/fdn)











































