"Kalau semalem disini nggak ada pembacokan, setahu saya itu kejadiannya di depan pas tugu pintu keluar UI, saya juga nggak lihat karena kehalang bus," ujar Abdel pemilik warung kopi di Halte UI, Jagakarsa, Jakarta Selatan, Selasa (1/7/2014).
Ia mengetahui setelah ada puluhan anggota Brimob yang mendatanginya.
Saat itu salah seorang anggota menanyakan peristiwa pembacokan.
"Saya ditanya ada kejadian pembacokan saya bilang nggak tahu, nggak lama ada anggota brimob yang nunjuk kejadiannya ada di depan 100 meter dari halte," tuturnya.
Menurut Abdel lokasi tersebut memang dikenal rawan aksi kriminal. Pasalnya sepanjang jalan raya tersebut tidak ada penerangan jalan.
"Disini emang rawan, dulu aja saya hampir dibacok sama anak sepanteran gitu. Disini memang banyak anak motor waktu itu dia minta rokok mau maen kabur aja, saya pegang bajunya dia malah keluarin celurit," imbuhnya.
Maraknya peristiwa kriminal lantaran tidak ada perhatian dari pihak kepolisian. "Biasanya itu di depan dekat tugu sama pas di kolong jembatan perbatasan Jakarta-Depok," ungkap Abdel.
(edo/fdn)











































