"Terima kasih pada Pak Probosutedjo yang menggelar acara mulia ini dan mendukung penuh atas pencapresan kami. Pak Prabowo tidak bisa hadir karena ke Yogya, kami berbagi-bagi tugas dalam waktu yang singkat ini untuk memenangkan pilpres," kata Hatta.
Hatta menyampaikan ini di kediaman Probosutedjo di Jalan Diponegoro nomor 20-22 Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (1/7/2014). Bukber tersebut dihadiri sekitar 50 orang, di antaranya merupakan pendidik pondok pesantren.
Pasangan Prabowo Subianto ini juga mengaku terharu atas doa dan dukungan yang diberikan para kiai dan pendidik yang hadir pada acara buka bersama yang juga dihadiri pakar pendidikan Arif Rahman itu.
"Terharu dan terima kasih atas doa dan dukungan para kiai dan alim ulama pada kami dalam pencalonan presiden wakil presiden. Doa dan dukngan dari para kiai adalah kekuatan paling besar bagi kami," ujarnya.
Dalam sambutannya, Hatta bercerita tentang pengalamannya pada suatu acara dialog di Eropa yang membahas tentang globalisasi di Eropa.
"Mereka katakan, Pak Hatta, Indonesia begitu maju dan masuk G 20, apakah dengan demikian sistem pendidikan pondok pesantren apakah masih relevan? Banyak pandangan yang keliru, saya jelaskan, pesantren ingin mencetak murid yang berkarakter, tidak hanya skill tapi spiritual. Tidak hanya berpikir tapi berzikir," ujar Hatta.
Dalam konsep pendidikan yang berkeadilan, masih kata Hatta, pihaknya ingin melahirkan generasi cerdas, menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi, tapi juga beragama. Melahirkan generasi Indonesia yang tangguh dan kuat serta bisa menjawab tantangan globalisasi tapi tidak kehilangan karakter jati diri bangsa.
"Kalau tentang ekonomoi community 2015, insya Allah kita memenangkan itu. Karena kita memiliki kesiapan, tapi tidak hanya tentang ekonomi tapi ada nilai-nilai, bahwa kita tidak boleh kehilangan nilai kita sebagai bangsa," ujarnya.
Hatta mengatakan, Dukungan dari Probosutedjo dan Arif Rahman sangat berpengaruh dalam pemenangan pasangan Prabowo-Hatta pada pilpres.
"Dukungan Pak Arif, Pak Probosutedjo sangat besar. Tentu sangat berpengaruh," katanya kepada wartawan sebelum meninggalkan rumah Probosutedjo.
(idh/trq)











































