Prabowo pernah melaporkan harta kekayaannya ke KPK saat menjabat sebagai Komandan Sekolah Staf dan Komando ABRI, yang tercatat pada tahun 2003. Prabowo melaporkan kembali harta kekayaannya pada tahun 2009 kala maju sebagai cawapres pendamping Megawati Soekarnoputri. Prabowo melaporkan kembali harta kekayaannya tahun 2014 ini setelah resmi menjadi capres berpasangan dengan Hatta Rajasa.
Berikut laporan harta kekayaan Prabowo Subianto dari masa ke masa:
Prabowo Subianto
Tahun 2003
Total harta kekayaan: Rp 10,65 miliar dan US$ 4,2 Juta
Harta bergerak: Rp 1,45 miliar
Surat berharga: Rp 2,365 miliar
Giro dan setara kas: Rp 3,994 dan US$ 4,2 juta
Utang: Rp 500 juta dan US$ 3,8 juta
Tahun 2009
Total harta kekayaan: Rp 1.579.376.223.359 dan US$ 7.572.916.
Uang tunai: Rp 28 miliar
Harta bergerak, harta tidak bergerak, dan surat berharga : Rp 1,42 triliun
Tahun 2014
Total harta kekayaan Prabowo: Rp 1.670.392.580.402 dan USD 7.503.134
Harta tidak bergerak:
1. 4 bidang tanah senilai Rp 105.892.190.000
2. 8 unit alat transportasi Rp 1.432.500.000
3. Usaha peternakan, perikanan, perkebunan, pertanian, kehutanan, pertambangan, dan usaha lainnya senilai Rp 12.196.000.000.
4. Barang-barang seni dan antik yang dimilikinya senilai Rp 3.000.500.000.
Harta bergerak lain 127 buah senilai Rp 1.221.727.000.
Surat berharga Rp 1.526.182.000.011 dan USD 7.500.000.
Uang tunai, deposito, tabungan, giro dan setara kas lainnya Rp 20.496.657.361 (4 Rekening) dan USD 3.134 (1 rekening).
Utang: Rp 28.993.970.
(van/trq)











































