Namun siapa sangka, perjalanan pulang ke Pasuruan, Jatim, pada Selasa (1/7/2014) membawanya menuju kematian. 10 Pria menyergap taksinya di depan Halte UI yang akan membawanya ke Bandara Soekarno-Hatta.
Rizky meninggal dengan luka bacokan di sekujur tubuh. Belum diketahui siapa pelaku dan apa motif penyergapan taksi yang ditumpangi Rizky dini hari tadi.
"Korban ini memang pendiam, tapi kalau sudah kenal lama-lama dia enak juga," ujar Haikal Aprieza, mahasiswa UGM, yang ikut ekspedisi NKRI bersama Rizky. Haikal ditemui di RS Polri Kramatjati, Jaktim, Selasa (1/7/2014). Di RS itulah jenazah Rizky diautopsi.
Selama mengikuti Ekspedisi NKRI di Maluku, Bharada Rizky tak pernah terlibat perselisihan. Haikal merupakan salah satu teman yang selalu bersama Rizky.
"Tidak ada perselisihan, justru dia selalu bawa hubungan baik sama teman-temannya," tuturnya.
Sebagai teman dekat selama perjalanan ekspedisi, Haikal menceritakan korban kerap mengajak teman-temannya makan bareng.
"Orangnya aktif suka ngajak jalan-jalan, makan bareng, di sana kami sudah seperti sahabat saja," kenangnya.
(edo/ndr)











































