Pantauan detikcom, Selasa (1/7/2014), motor-motor itu berlalu lalang di track beton yang ada di sela-sela pohon dan bangku taman sebelah selatan Monas. Motor itu ditunggangi oleh orang dewasa maupun anak-anak.
Tidak jauh dari lokasi itu, 2 unit mobil patroli dan belasan petugas Satpol PP berjaga-jaga. Mereka menggelar tikar dan duduk di bawah pohon. Sesekali dari jalur jalan kaki di yang berjarak lima meter depan mereka, motor trail mini itu bolak-balik melintas.
"Kita masih terus patroli. Sekarang semua pedagang tidak boleh masuk," kata Bagus, salah satu petugas Satpol PP dari Sudin Senen yang ditemui detikcom ketika bertugas di Monas, Selasa (1/7/2014).
Lalu bagaimana dengan penyewaan motor tersebut? "Itu juga seharusnya tidak boleh tapi enggak tahu kok bisa masuk. Iya nanti akan kita tertibkan," jawab petugas berpakaian seragam ini.
Penertiban pedagang kaki lima di Monas sudah mulai digalakkan oleh Pemprov DKI. Pedagang di kawasan tersebut rencananya akan ditata di lapangan IRTI yang saat ini masih sedang direnovasi. Plt Gubernur DKI Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) sempat berang karena Monas yang semrawut oleh PKL. "Tidak ada toleransi. Monas harus clear," kata Ahok beberap waktu lalu.
(aan/nrl)











































