Mangindaan menuturkan keputusan pemberian dukungan untuk Prabowo-Hatta diambil melalui mekanisme rapat. Dalam rapat, kader-kader PD ingin mendukung Prabowo-Hatta.
"Kemarin tanggal 29 Juni kami rapatkan. Ternyata kader-kader mohon petunjuk, lalu kami putuskan saja. Mereka arahnya ke Prabowo-Hatta," kata Mangindaan saat ditemui di Kementerian Perhubungan, Jakarta Pusat, Selasa (1/7).
Politisi yang juga Menteri Perhubungan ini juga mengatakan keputusan partainya tidaklah mendadak. Pemantauan visi dan misi serta penilaian atas debat dan orasi kedua kubu telah dilakukan.
"Kami minta kedua capres paparkan visi misi ke kami. Yang melakukan adalah Prabowo-Hatta," ucap pria penggemar sepak bola ini.
Bekas Gubernur Sulawesi Utara ini menganggap keputusan ini penting agar PD punya arah yang jelas dalam Pilpres mendatang.
"Dalam hasil Rapimnas memang kami sudah tentukan netral, tetapi kita tidak boleh golput. Kami putuskan segera agar kader kami tidak plinplan dan tidak golput," kata Mangindaan. Ia menambahkan, "Akhirnya saya biarkan mendukung Prabowo-Hatta."
(trq/trq)











































