Sepasang petugas medis masuk ke rumah JK di Jl Dharmawangsa No 6, Jakarta Selatan, Selasa (1/7/2014) sekitar pukul 09.00 WIB. Petugas perempuan yang memakai baju putih dan membawa stethoscope dan alat pengecek tensi darah.
Di pos penjagaan yang ada di depan rumah, kedua petugas memeriksa tensi darah penjaga rumah. Sepertinya kedua petugas medis ini memang bertugas di rumah JK. Sebab keduanya memakai name tag yang sama dengan yang dikenakan oleh penjaga rumah.
"Ini mau ngukur tensinya Bapak. Belum diukur tensinya," kata petugas perempuan ke penjaga rumah. Kemudian dia berlalu masuk ke dalam rumah.
Kondisi rumah JK masih sepi dari kegiatan. Ada beberapa mobil terparkir di depan pintu utama, namun pemilik rumah tak terlihat.
Sejumlah wartawan sudah berkumpul di rumah JK. Mereka menunggu cawapres nomor urut dua itu keluar dari kediamannya. Hari ini dijadwalkan JK akan ke KPU untuk mengklarifikasi harta kekayaannya pukul 14.00 WIB.
JK sempat bermalam di RS Abdi Waluyo usai debat dengan Hatta Rajasa pada Minggu (29/6) malam. Ketua Dewan Masjid Indonesia ini baru keluar dari rumah sakit keesokan harinya pukul 12.30 WIB.
Anggota timses Jokowi-JK lainnya yakni Yuddy Chrisnandi, mengatakan JK sempat mengalami masalah di perutnya. Kemungkinan besar karena JK tidak makan teratur selama kampanye.
"Ya buang-buang air, kayak kita aja kan kalau mules buang airnya bisa 3-4 kali kan, kalau lama-lama bisa dehidrasi. Ditambah semingguan kemarin kan dalam kondisi capek dan makan kan juga selama kampanye mungkin ya sembarangan," ujar Yudi kepada detikcom, Senin (30/6/2014).
(trq/van)











































