Kapolri Bantah Lamban Tangani Kasus Obor Rakyat

Kapolri Bantah Lamban Tangani Kasus Obor Rakyat

- detikNews
Selasa, 01 Jul 2014 09:50 WIB
Kapolri Bantah Lamban Tangani Kasus Obor Rakyat
Jakarta - Kapolri Jenderal Sutarman membantah pihaknya lamban dalam melakukan penyelidikan kasus tabloid Obor Rakyat. Menurutnya, penegakan hukum berlaku bukan atas dasar permintaan pihak terlapor atau pun pelapor, tapi bukti-bukti yang bisa dijadikan landasan hukum.

"Penegakan hukum bukan karena permintaan, tapi proses alat bukti yang dilakukan penyidik," tegas Jenderal Sutarman usai upacara peringatan HUT Polri ke-68, di lapangan Bhayangkara, Jl Trunojoyo, Jakarta Selatan, Selasa (1/7/2014).

Sebelumnya, Capres nomor urut dua Joko Widodo meminta polisi menangkap pembuat Obor Rakyat.

"Tabloid itu di Jatim malah dibakar oleh warga, karena sudah pada tahu enggak berpengaruh. Pembuat tabloid itu seharusnya ditangkap, wong pembuatnya sudah ketahuan siapa," kata Jokowi dalam orasinya saat kampanye di Lapangan Eks MTQ, Jambi, Selasa (24/6/2014).

Menurut Sutarman, pihaknya berhati-hati dalam setiap melakukan penyelidikan dan penyidikan berdasarkan alat bukti yang ada. "Sedang dalam proses penyelidikan," ujar Sutarman.

Dari beberapa saksi ahli yang dimintai pendapat mengenai kasus yang menyeret Setyardi Budiyono dan Darmawan Sepriyossa ini, baru dari pihak Dewan Pers yang hadir. "Pihak Dewan Pers meminta pemeriksaan kedua Rabu besok," kata Sutarman.

(ahy/mad)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini