7 Ribu Polisi Antisipasi Pengibaran Bendera Bintang Kejora di Papua

7 Ribu Polisi Antisipasi Pengibaran Bendera Bintang Kejora di Papua

- detikNews
Selasa, 01 Jul 2014 00:29 WIB
Jayapura - Kepolisian Daerah Papua memberlakukan status siaga satu di Papua dan menurunkan 7.000 personel untuk pengamanan Pilpres 2014 dan mencegah pengibaran bendera bintang kejora. Kapolda Papua, Irjen Pol Tito Karnavian mengemukakan, 1 Juli adalah Hari Bhayangkara meskipun ada sekelompok orang yang mengklaim sebagai hari OPM.

Namun untuk mengantisipasi adanya gangguan di wilayah Papua, Polda melakukan siaga satu dan menyiapkan dua per tiga kekuatan dalam kegiatan Bhayangkara tersebut.

”Biasanya untuk siaga satu, setengah sampai dua per tiga kekuatan kita siagakan. Ya kalau kekuatan kita 14.000, setengahnya (7.000) personel kita siagakan,” kata Tito di Mapolda Papua, Papua, Senin (30/6/2014).

“Kita berlakukan status siaga satu, bukan karena 1 Juli hari yang lain. Kita melakukan siaga untuk keamanan. Pokoknya antara siaga
tingkat satu maupun siaga tingkat dua,” tegas Mantan Komandan Densus 88 itu.

Tito kemudian menyatakan situasi dan kondisi di Papua hingga saat ini masih aman terkendali. Namun bila ditemukan pengibaran bendera bintang kejora, ia akan menindak tegas hal itu.

”Sampai sekarang masih aman. Kalau ada pengibaran bendera bintang kejora akan ditindak tegas. Prinsipnyam, kita lakukan langkah-langkah persuasif, tetapi jika ada tindakan pelanggaran hukum akan ditindak,” tutup Tito.

(vid/vid)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini