Gempa Aceh, Presiden SBY Perintahkan 'Tanggap Darurat'

Gempa Aceh, Presiden SBY Perintahkan 'Tanggap Darurat'

- detikNews
Minggu, 26 Des 2004 12:18 WIB
Jakarta - Belum genap 100 hari memerintah, Presiden SBY harus menghadapi musibah gempa silih berganti. Untuk gempa Aceh, Presiden memerintahkan aparatnya untuk 'tanggap darurat'."Presiden menginstruksikan jajarannya untuk melakukan penanganan para korban," kata Jubir Kepresidenan, Andi Alfian Mallarangeng dalam perbincangan dengan detikcom per telepon, Minggu (26/12/2004) pukul 11.55 WIB.Saat ini, Andi tengah mendampingi SBY berada di Papua untuk meninjau korban gempa Nabire selain merayakan Natal bersama.Andi menyatakan, rombongan Presiden baru tiba di Jayapura pada pukul 11.00 WIB dai Nabire. Bersamaan dengan itu, Andi menerima SMS dari temannya yang menyatakan ada gempa di Aceh. Info ini disusul laporan dari Mensos dan Menko Polkam yang menginformasikan hal serupa.Setelah itu, Andi pun memberi laporan kepada Presiden. "Presiden benar-benar prihatin pada musibah di Aceh. Apalagi sebelumnya dia telah meninjau korban gempa di Nabire dan Alor. Bahkan semalam ikut tidur di tenda pengungsi di Nabire," urai Andi."Presiden prihatin sekali. Beliau menyatakan, kita tidak boleh kehilangan harapan. Musibah Aceh harus secepatnya direspon dengan tanggap darurat. Presiden menginstruksikan pada jajarannya untuk melakukan penanganan dan memberikan langkah-langkah pertolonan pertama," papar Andi."Presiden menyampaikan rasa duka citanya dan menginstruksikan Pemda dan Pemerintah Daerah Darurat Sipil di Aceh tanggap darurat," tandas Andi.Andi menyatakan, hingga kini pihaknya terus mengumpulkan informasi akurat soal musibah itu. "Sebab inforamasi yang ada saat ini masih simpang siur," demikian Andi. (nrl/)


Berita Terkait