Pengamatan detikcom, tabloid edisi Juli 2014 itu menjadikan foto Ketua Tim Pemenangan Prabowo-Hatta Tingkat Provinsi Kalimantan Timur, Awang Faroek Ishak dan capres Prabowo sebagai sampul halaman 1. Jargon Tabloid Martabat 'Rujukan Rakyat Untuk Memilah dan Memilih' juga tertera di tabloid tersebut.
"Saya dapat tabloid ini hari Jumat (27/6) kemarin. Cuma ada di teras rumah, saya ambil dan baca, isinya seperti ini," kata warga Jl Dr Sutomo, Samarinda, Yamin, kepada detikcom, Senin (30/6/2014) sore.
Yamin menilai, berita yang disajikan dalam tabloid yang didapatnya itu dominan memberi kesan sangat merugikan salah satu pasangan calon presiden. Nama maupun inisial penulis berita, juga tidak tercantum dalam berita.
"Ini membodohi masyarakat. Berita nggak jelas, nama penulis berita saja tidak ada," keluh Yamin.
Dari 16 halaman yang tersaji, tidak ada satupun halaman yang mencantumkan box redaksi berisi nama perusahaan media, nama kru redaksi, alamat redaksi hingga alamat pencetakan, sehingga belum diketahui jelas dari mana tabloid itu dicetak.
Judul-judul berita yang disajikan dalam tabloid tidak bertuan itu seperti 'Menggugat Moral Jokowi', 'Teganya Mega Mengingkari Prabowo', 'Manajemen Keuangan DKI Zaman Jokowi Memburuk'. Tidak sedikit pula mengutip dukungan kepada capres Prabowo Subianto seperti dari Presiden RI ke-4 Abdurrahman Wahid, tokoh perempuan Marwah Daud Ibrahim, Pengasuh Ponpes Daarut Tauhid Abdullah Gymnastiar hingga Sultan Kutai Aji Muhammad Salehuddin II hingga menampilkan program-program capres Prabowo untuk Kaltim.
"Saya temukan di teras rumah saya jam 10 pagi tadi. Saya lihat kok seperti media kampanye, saya lihat kiri dan kanan, ternyata kok dapat juga," ujar warga lainnya yang tinggal di Perumnas Bengkuring Samarinda, Taufik Norsahid.
Hingga saat ini, belum diketahui siapa penyebar tabloid tersebut. Di dalamnya, tidak tercantum struktur dan alamat redaksi.
(try/try)











































