Kumpulan buku-buku ditumpuk di depan ruang untuk terdakwa di lantai dua, PN Tipikor, Jakbar, Senin (30/6/2014). "Silakan ini dari Pak Andi," ujar seorang perempuan sembari menjulurkan dua buah buku.
Buku pertama berjudul 'Spekulasi KPK'. Buku setebal 62 halaman ini berisi tentang nota keberatan atau eksepsi Andi Mallarangeng yang dibacakan pada awal-awal persidangan, dua bulan silam.
Sedangkan buku kedua, berjudul 'Inferno, Neraka di Bumi, Betulkah?'. Setebal, 144 halaman buku ini merupakan kumpulan tulisan Andi Mallarangeng semenjak ditahan di rutan KPK.
Karena tidak diperbolehkan membawa perangkat elektronik, Andi menulis dengan tangannya sendiri. Lantas oleh pihak keluarga, tulisan tangan tersebut dituliskan dalam bentuk digital.
Dua buku tersebut diterbitkan freedom institute. Buku ini dicetak oleh PT Gramedia, Jakarta.
(fjp/ndr)










































