Kadishub DKI M Akbar mengatakan sudah ada perusahaan asal Norwegia yang menyatakan berminat untuk ujicoba. "Kalau yang di kuningan itu dari Q-Free. Mudah-mudahan sekitar Agustus sudah bisa ujicoba," kata Akbar kepada wartawan di Balai Kota, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Senin (30/6/2014).
Menurut dia, pihak perusahaan tersebut masih melakukan rangkaian persiapan sebelum ujicoba yang diperkirakan butuh waktu sekitar dua bulan, termasuk mendatangkan alatnya dari Norwegia.
"Yang di Kuningan, dia lagi persiapan membuat pondasi," ujar Akbar.
Jalur Rasuna Said adalah lokasi kedua ujicoba penerapan ERP. Gerbang ERP ini akan terintegrasi dengan OBU (On Board Unit), salah satu alat seukuran 3x5 cm, yang dipasang di kaca depan mobil. Jika mobil yang melintas di gate tidak dilengkapi ERP, maka saldo di OBU akan langsung dipotong sebagai denda.
Sebelumnya, perusahaan asal Swedia, Kapsch juga sudah menyatakan berminat untuk ujicoba ERP. Infrastrukturnya sudah mulai disiapkan di depan gedung Bank Panin, tepatnya di jalur lambat dari Bundaran Senayan mengarah ke Thamrin. Ujicoba ini rencananya dilakukan pada pertengahan Juli.
(ros/aan)











































