Warga di Bantaran Ciliwung Mulai Siap-siap Sambut banjir

Warga di Bantaran Ciliwung Mulai Siap-siap Sambut banjir

- detikNews
Sabtu, 25 Des 2004 14:29 WIB
Jakarta - Warga di bantaran sungai Ciliwung sepanjang jalur Cawang sampai Manggarai saat ini mulai mempersiapkan diri untuk mengantisipasi meluapnya permukaan air sungai Ciliwung.Sejumlah tenda dan perahu karet saat ini sudah dipersiapkan di kantor kecamatan dan kelurahan setempat. Selain itu, warga juga mulai mempersiapkan jalur informasi antar beberapa titik disepanjang bantaran sungai.Namun, meski selalu menjadi langganan banjir, beberapa warga mengaku tidak terlalu khawatir banjir akan terjadi di sekitar tempat tinggal mereka. Pasalnya, mereka menganggap curah hujan yang turun saat ini masih belum merata dan berlangsung dalam waktu yang relatif sebentar.Menurut seorang warga di Bukit Duri, Kampung Melayu, Sri (40 tahun) kepada detikcom, Sabtu (25/12/2004), meski RT setempat telah menginstruksikan warganya untuk meningkatkan kewaspadaan dalam musim hujan saat ini, ia dan sejumlah tetangganya belum melakukan tindakan apa pun, seperti mengevakuasi harta bendanya ke tempat yang lebih aman.Saat ini yang mereka lakukan hanya sekedar memindahkan barang-barang elektronik dari lantai satu ke lantai dua. Sementara perabotan rumah tangga masih dibiarkan di lantai satu. Padahal, saat banjir tahun 2002 lalu, Sri mengaku rumahnya terendam air setinggi hampir dua meter.Sebaliknya warga Gang Lembaga, Jl. Oto Iskandar Dinata (Otista) saat ini sudah terlihat mulai mengungsikan harta bendanya. Langkah antisipatif ini dilakukan karena letak gang tersebut yang berada di bawah permukaan air sungai. Sehingga mereka khawatir jika terjadi peningkatan tinggi permukaan air sungai dengan mudah kampungnya akan tenggelam, seperti yang terjadi pada tahun lalu.Sementara itu, debit air di pintu air Manggarai saat ini masih terlihat di bawah batas normal. Menurut petugas pintu air Manggarai Oman, saat ini ia telah membuka satu dari dua pintu air yang ada di sana secara penuh. Pembukaan pintu air ini atas instruksi dari Dinas PU DKI.Langkah tersebut dilakukan, untuk mencegah terjadinya banjir di daerah Jatinegara, Cawang dan Kali Malang. Akibat dibukanya pintu air tersebut, arus sungai Ciliwung terlihat sangat deras. Kondisi tersebut, menurut Oman, sangat berbahaya jika ada warga yang nekat melakukan aktivitas di sungai karena dikhawatirkan bisa terseret arus.Oman juga mengatakan, ada kecenderungan tinggi air terus naik mengingat tadi pagi terjadi hujan sangat deras di Depok dan Bogor. Kemungkinan 6 jam lagi air dari Bogor dan Depok akan tiba di Manggarai. (umi/)


Berita Terkait