Diperketat, Pengamanan Gereja yang Pernah Kena Teror Bom

Diperketat, Pengamanan Gereja yang Pernah Kena Teror Bom

- detikNews
Sabtu, 25 Des 2004 11:48 WIB
Jakarta - Perayaan Natal di gereja-gereja yang pernah menjadi korban teror bom pada perayaan Natal tahun-tahun sebelumnya kini berjalan lancar. Aparat keamanan memberikan penjagaan berlapis yang sangat ketat di setiap sudut gereja.Salah satu gereja yang pernah menjadi korban teror bom adalah Gereja Santa Ana di Duren Sawit, Jakarta Timur. Sedikitnya sekitar 100 orang aparat dari satuan Brimob dan Gegana, Sabtu, (25/12/2004), memeriksa secara ketat jemaat gereja. Tiga metal detektor dipasang di pintu pagar dan pintu masuk Gereja.Menurut keterangan pengurus Gereja Santa Ana Martinus, tahun ini Gereja Santa Ana menjadi posko pengamanan Natal dan Tahun Baru se-Jakarta Timur. Pengamanan di Gereja Santa Ana sudah digelar sejak 16 Desember hingga 10 Januari mendatang. Seperti diketahui pada tahun 2001, bom dengan daya ledak rendah meledak di bagian belakang gereja hingga melukai beberapa orang jemaat.Suasana tenang dan aman juga terlihat di Gereja HKBP Kompleks TNI AL Kali Malang. Seperti halnya Gereja Santa Ana, pada tahun 2001 di gereja ini juga terjadi ledakan bom mobil yang merusak dua mobil yang sedang parkir.Di Gereja Santo Josep Matraman, Kapel Kanisius di Jalan Menteng raya dan Gereja Koikumene Halim Perdana Kusuma suasana Natal juga berlangsung tenang. Ketiga gereja ini pada tahun 2000, pada waktu yang hampir bersamaan diteror bom. Bahkan, ledakan yang terjadi di Gereja Santo Josef memakan korban jiwa dan di Kapel Kanisius belasan mobil hangus terbakar akibat ledakan bom. (umi/)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads