Hatta dan JK Bicara Iptek, Ini Kata Peneliti Senior BPPT

Hatta dan JK Bicara Iptek, Ini Kata Peneliti Senior BPPT

- detikNews
Senin, 30 Jun 2014 07:28 WIB
Hatta dan JK Bicara Iptek, Ini Kata Peneliti Senior BPPT
Foto: Herianto Batubara/detikcom
Jakarta - Cawapres Hatta Rajasa dan Jusuf Kalla sama-sama menegaskan prioritas terhadap pengembangan penelitian di Indonesia. Keduanya menginginkan optimalisasi lembaga riset.

Peneliti senior Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT), Ari Herlambang menyebut keduanya punya program rencana baik di bidang riset dan teknologi.

"Soal dana penelitian kurang itu masalah penting tapi sudah umum. Yang kurang ditekankan keduanya soal link penelitian ke sektor industri," ujar Ari saat dihubungi Senin (30/6/2014).

Penelitian ke depan menurutnya harus berkaitan langsung dengan ekonomi. Banyak orang mengganggap penelitian tidak penting karena dianggap tidak membawa keuntungan terhadap ekonomi.

"Orang merasa penelitian tidak ada hasilnya, karena nggak nyambung antara kebutuhan industri dengan apa yang dilkaukan peneliti. Jadi harus jelas penelitian mengarah kepada dua hal terkait masalah ekonomi yaitu penelitian yang menambah nilai tambah dan kedua kemandirian bangsa," papar dia.

Ada 3 hal yang harus diutamakan dalam penelitian berkaitan industri yakni pangan, energi dan air. Untuk pangan, peningkatan efisiensi produktivitas harus dilakukan untuk meningkatkan daya saing ekspor.

"Kita banyak impor padahal tanah kita subur," sebutnya.

Di sektor energi, perlu dilakukan efisiensi untuk meningkatkan produksi energi seperti menambah eksplorasi minyak termasuk mencari cadangan baru.

"Untuk water kita nomor 5 terkaya di Indonesia. Masalah kebutuhan air tidak hanya air bersih tapi manajemen air," imbuh Ari.

Selain itu diperlukan sinergitas antara Kementerian Perindustrian dengan Kementerian Ristek untuk mengoptimalkan penelitian.

"Jadi penelitian ke arah industri harus didukung policy dari Kemenristek dan Perindustrian," kata Ari.

(fdn/dha)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads