"Harus, ngecek sekretariatlah dia (Idrus Marham) bener apa nggak. Jangan dia ngomong-ngomong sudah bener," kata Poempida di Tugu Proklamasi, Jakarta Pusat, Minggu (29/6/2014) malma.
"Awalnya kebijakannya tidak ada pemecatan, kenapa ini berubah. Kenapa cuma kita bertiga yang kena," ujarnya.
Poempida kembali menegaskan jika dia tidak pernah mendapat surat peringatan dari DPP Partai Golkar. Dia juga meminta partainya secara transparan membuka permasalahan ini.
"Saya pribadi tidak pernah mendapat surat apapun, telepon, SMS dan lainnya. Partai mau dibuat seperti kucing-kucingan atau mau dibuat secara transparan," tandasnya.
Sebelumnya Sekjen Golkar Idrus Marham membantah pemecatan 3 kadernya tidak sesuai AD/ART partai. Menurutnya, partai sudah mengirimkan surat peringatan terlebih dahulu.
"Sudah. Kita sudah memberikan peringatan pertama dan kedua. Sudah," jawab Sekjen Golkar Idrus Marham di Restoran Pulau Dua, Senayan, Jakarta, Rabu (25/6) malam.
Idrus melanjutkan, bahkan Agus Gumiwang sudah datang memenuhi panggilan DPP, sebelum akhirnya dipecat. Namun jika mereka masih belum terima pemecatan itu, Golkar tak ambil pusing. "Silakan saja. Kalau tidak terima ya ikuti aturan partai dong," kata Idrus.
(dha/fdn)











































