"Cuma satu kan yang mengunggulkan Prabowo? Biar saja. Mayoritas survei kita masih unggul," kata Ketua DPP PDIP sekaligus Juru Debat Jokowi-JK, Maruarar Sirait, di Hotel Bidakara, Pancoran, Jakarta Selatan, Minggu (29/6/2014).
Berkaca pada survei Indo Barometer pimpinan M Qodari, Maruarar optimis. Meski jarak antar kedua kandidat tersebut kian tipis, namun jarak itu dinilainya masih signifikan, yakni 3 persen.
"Hari ini Qodari, kita masih unggul. Kita masih bersyukur masih dalam posisi di atas karena kurang lebih 3 persen dari 190 juta orang pemilih. 3 persen Itu kira-kira 4 juta orang. Kita masih unggul. Itu signifikan," ujar Maruarar.
Maruarar menilai black campaign terhadap Jokowi tidak terlalu berdampak buruk. Sebab, menurutnya, pemilih Jokowi merupakan golongan yang cerdas dan tak mudah diombang-ambingkan isu miring.
"Kita yakin masyarakat Indonesia sudah cerdas dan mandiri. Kita punya fundamen yang kuat. Pak Jokowi tetap santun dan menunjukkan kesederhanaan merakyat saat kampanye dan ketegasan dia dalam debat," ujar Maruarar.
(dnu/rna)











































