Hal ini tampak di Hotel Bidakara, Jl Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Minggu (29/6/2014). Puluhan pendukung Prabowo-Hatta dan Jokowi-JK yang memiliki undangan masuk ke dalam gedung Birawa, aula digelarnya debat.
Mereka harus melewati metal detektor dan barang bawaan mereka diperiksa oleh tiga anggota Brimob. Dari pemeriksaan barang bawaan itu, sejumlah atribut dukungan disita.
Tampak sebuah terompet disita dari salah satu pendukung capres-cawapres. Atribut lainnya seperti stiker garuda merah, sarung tangan besar dengan telunjuk yang mengacung juga disita, lalu ada lusinan kipas bergambar garuda merah juga disita.
Selain itu benderah merah kecil bergambar garuda putih juga disita, termasuk poster, pamflet visi misi dan atribut kecil lainnya. Barang-barang itu disita dan diletakan di kursi penjaga metal detektor, tempat duduk anggota Brimob yang memeriksa tas.
Selain atribut dukungan itu, benda tajam seperti gunting dan pisau lipat juga disita pihak kepolisian. Untuk barang jenis senjata tajam atau senjata api yang ditemukan dari tamu undangan disimpan di tempat terpisah dari atribut dukungan itu.
Petugas akan mengembalikan barang-barang ini kepada pemiliknya usai acara debat. Namun tidak diketahui alasan penyitaan barang-barang berupa atribut dukungan itu.
(vid/dha)










































