"Dengan robot-robot ini kita berikan masyarakat pengetahuan tentang kamtibmas, seperti cara berlalu lintas yang baik dan benar serta petunjuk-petunjuk tempat wisata," kata Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Dwi Priyatno, Minggu (29/6/2014).
Tidak hanya robot pariwisata, tetapi Polda Metro Jaya juga tengah membuat prototipe robot polisi lalu lintas. Selaiknya polisi lalu lintas, robot tersebut akan mengatur lalu lintas.
"Titik beratnya tadi saya bilang, kita berikan pemahaman berlalu lintas. Kita punya robot mengatur lalu lintas, dengan psikomotorik, jadi lebih menarik," jelasnya.
Sementara itu, Direktur Pam Obvit Polda Metro Jaya Kombes Pol Adi Cahyo mengungkapkan, robot pariwisata tersebut tengah dikembangkan oleh timnya.
"Saat ini baru prototipe, masih diujicoba dan akan dikembangkan lagi," ujar Adi.
Uji coba prototipe robot pariwisata itu sendiri sudah berlangsung selama satu tahun. Robot terus diujicoba dari berbagai aspek agar tercipta robot yang sesuai dengan kondisi lingkungan.
"Robot ini nantinya akan memberikan informasi mengenai tempat-tempat pariwisata, rute angkutan umum massal dan kantor-kantor pemerintahan juga kantor polisi," sambungnya.
Robot tersebut diprogram dalam trilingual, yaitu Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris dan Bahasa Mandarin. Robot ini nantinya akan ditempatkan di obyek wisata, bandara dan lokasi yang representatif.
(mei/mpr)











































