Cerita Sedih Bocah Sarjono, Menggelandang di Jakarta Demi Mencari Ibu

Cerita Sedih Bocah Sarjono, Menggelandang di Jakarta Demi Mencari Ibu

- detikNews
Sabtu, 28 Jun 2014 07:32 WIB
Cerita Sedih Bocah Sarjono, Menggelandang di Jakarta Demi Mencari Ibu
Jakarta - Sarjono, bocah 9 tahun, menggelandang hampir sebulan di jalanan Jakarta. Tidur di emperan toko dan makan diberi orang, demi mencari ibu kandungnya, Siti. Kisah sedih upaya pencarian oleh seorang bocah yang tak membuahkan hasil.

Hingga kemudian, seorang warga di Pademangan, Jakut, mengantarkan Jono ke kantor polisi. Sarjono ditemukan berada di Pademangan, Jakarta Utara. Dia kedapatan tidur di rumah warga, yang kemudian diantar ke Polres Jakarta Utara. Kepada polisi Sarjono mengaku bernama Muhamad Afrizal dan ibunya Siti yang bekerja sebagai SPG.

Selama ini Jono tinggal bersama ibu tirinya, Kasniah sejak umur 4 tahun. Saat itu, sang ayah Muhamad Afrizal yang juga suami Kasniah menitipkan Jono.

Kasniah merupakan istri pertama, diduga Jono anak dari istri kedua. Tak lama setelah menyerahkan Jono ke Kasniah, Afrizal meninggal dunia karena sakit.

Sarjono Hilang Sejak Awal Juni

Jono, awalnya mengaku bernama Muhamad Afrizal dan ibunya bernama Siti. Setelah diselidiki, nama aslinya Sarjono dan tinggal di Ciracas, Jakarta Timur, dengan ibu tirinya, Kasniah. Jono sekolah di SDN 2 Pagi Kp Rambutan kelas 1.

"Sarjono hilang sejak 2 Juni 2014," kata Kasniah, Jumat (27/6/2014).

Kasniah bertutur soal kisah Sarjono. Beberapa tahun lalu, suaminya Muhamad Afrizal (nama yang diaku Sarjono-red) membawa seorang bocah berusia 4 tahun. Suaminya yang sedang sakit itu hanya berpesan agar anak ini dirawat.

"Dia dititipkan ke saya. Nggak lama suami saya meninggal. Anak ini saya rawat, saya sekolahin," jelas Kasniah.

Sarjono Hilang Sejak Awal Juni

Jono, awalnya mengaku bernama Muhamad Afrizal dan ibunya bernama Siti. Setelah diselidiki, nama aslinya Sarjono dan tinggal di Ciracas, Jakarta Timur, dengan ibu tirinya, Kasniah. Jono sekolah di SDN 2 Pagi Kp Rambutan kelas 1.

"Sarjono hilang sejak 2 Juni 2014," kata Kasniah, Jumat (27/6/2014).

Kasniah bertutur soal kisah Sarjono. Beberapa tahun lalu, suaminya Muhamad Afrizal (nama yang diaku Sarjono-red) membawa seorang bocah berusia 4 tahun. Suaminya yang sedang sakit itu hanya berpesan agar anak ini dirawat.

"Dia dititipkan ke saya. Nggak lama suami saya meninggal. Anak ini saya rawat, saya sekolahin," jelas Kasniah.

Ibu Tiri Mencari Sarjono, Sebar Foto Sampai ke Mamah Dedeh

Kasniah, saat ditemui di kontrakannya Jumat (27/6/2014) di Ciracas mengaku sudah hampir sebulan kehilangan Sarjono. Bocah itu sejak umur 4 tahun dititipkan suaminya kepadanya. Kasniah menduga bocah itu anak dari istri kedua suaminya. Sang suami bernama Muhamad Afrizal dan sudah meninggal karena sakit.

"Sampai saya ceritakan ke Mamah Dedeh, juga saya datengin acara TV walau nggak bisa," jelas Kasniah dalam pengakuannya.

Sejak merawat Sarjono, dia tidak membeda-bedakan perlakuan pada Sarjono dan anaknya yang lain. "Saya sebar foto ke Blok M, ke Manggarai sampai saya sakit tiga kali," terang Kasniah.

Ibu Tiri Mencari Sarjono, Sebar Foto Sampai ke Mamah Dedeh

Kasniah, saat ditemui di kontrakannya Jumat (27/6/2014) di Ciracas mengaku sudah hampir sebulan kehilangan Sarjono. Bocah itu sejak umur 4 tahun dititipkan suaminya kepadanya. Kasniah menduga bocah itu anak dari istri kedua suaminya. Sang suami bernama Muhamad Afrizal dan sudah meninggal karena sakit.

"Sampai saya ceritakan ke Mamah Dedeh, juga saya datengin acara TV walau nggak bisa," jelas Kasniah dalam pengakuannya.

Sejak merawat Sarjono, dia tidak membeda-bedakan perlakuan pada Sarjono dan anaknya yang lain. "Saya sebar foto ke Blok M, ke Manggarai sampai saya sakit tiga kali," terang Kasniah.

Tidur di Emperan Toko, Makan Diberi Orang

Jono yang ditemui di Mapolsek Pademangan menuturkan, nama Sarjono diberikan oleh sang nenek. Selama ini dia tinggal bersama ibu tirinya. "Dulu pas mama ninggalin aku, aku lalu tinggal sama ibu tiri," jelasnya.

"Di jalanan nyari mama. Tidurnya di depan toko. Makan dikasih sama orang," tambah bocah ini.

Jono amat sangat ingin bertemu ibunya. Dia berharap dengan berkeliling Jakarta bisa bertemu Siti.

Tidur di Emperan Toko, Makan Diberi Orang

Jono yang ditemui di Mapolsek Pademangan menuturkan, nama Sarjono diberikan oleh sang nenek. Selama ini dia tinggal bersama ibu tirinya. "Dulu pas mama ninggalin aku, aku lalu tinggal sama ibu tiri," jelasnya.

"Di jalanan nyari mama. Tidurnya di depan toko. Makan dikasih sama orang," tambah bocah ini.

Jono amat sangat ingin bertemu ibunya. Dia berharap dengan berkeliling Jakarta bisa bertemu Siti.

Diantar ke Kantor Polisi

Selama pencarian sang ibu kandung, Sarjono hanya bermodalkan baju dan celana. Makanan dan minuman pun ia terima dari orang-orang yang berbelas kasihan terhadapnya.

Sarjono lalu ditemukan oleh seseorang dan diantarkan di Polsek Pademangan, Jakut. Kemudian Sarjono ditampung di Mapolsek.

Diantar ke Kantor Polisi

Selama pencarian sang ibu kandung, Sarjono hanya bermodalkan baju dan celana. Makanan dan minuman pun ia terima dari orang-orang yang berbelas kasihan terhadapnya.

Sarjono lalu ditemukan oleh seseorang dan diantarkan di Polsek Pademangan, Jakut. Kemudian Sarjono ditampung di Mapolsek.

Dijemput Ibu Tiri

Sarjono (9) dipertemukan dengan ibu tirinya Kasniah yang selama ini merawatnya. Polisi mempertemukan Jono dan Kasniah di Mapolsek Pademangan.

Pertemuan ini digelar, Jumat (27/6/2014). Kasniah dijemput polisi dari kontrakannya di Ciracas, Jaktim siang tadi. Selama ini Jono tinggal bersama Kasniah sejak umur 4 tahun. Saat itu, sang ayah Muhamad Afrizal yang juga suami Kasniah menitipkan Jono.

Kasniah merupakan istri pertama, diduga Jono anak dari istri kedua. Tak lama setelah menyerahkan Jono ke Kasniah, Afrizal meninggal dunia karena sakit.


Dijemput Ibu Tiri

Sarjono (9) dipertemukan dengan ibu tirinya Kasniah yang selama ini merawatnya. Polisi mempertemukan Jono dan Kasniah di Mapolsek Pademangan.

Pertemuan ini digelar, Jumat (27/6/2014). Kasniah dijemput polisi dari kontrakannya di Ciracas, Jaktim siang tadi. Selama ini Jono tinggal bersama Kasniah sejak umur 4 tahun. Saat itu, sang ayah Muhamad Afrizal yang juga suami Kasniah menitipkan Jono.

Kasniah merupakan istri pertama, diduga Jono anak dari istri kedua. Tak lama setelah menyerahkan Jono ke Kasniah, Afrizal meninggal dunia karena sakit.


Halaman 2 dari 12
(fjr/fjp)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads