Elemen Nahdliyin Nasionalis Jokowi-JK Bersatu (Nawaitu) mendeklarasikan diri untuk menyokong kemenangan capres dan cawapres yang diusung PDIP, PKB, Partai Nasden, dan Hanura di pelataran makam Sunan Pandanaran Bayat, Klaten, Jawa Tengah, hari ini.
Sehubungan dengan deklarasi Nawaitu, Cak Imin menegaskan, akan membangkitkan semangat kebersamaan guna memenangkan Jokowi-JK. Selain itu juga untuk menangkis isu-isu negatif atau black campaign yang dilakukan sejumlah pihak untuk menjegal kemenangan Jokowi-JK.
“Munculnya sinergi dua kekuatan ini akan mampu menepis black campaign dan kita semua tinggal menyongsong kemenangan Jokowi-JK,” ujar Cak Imin dalam siaran pers DPP PKB yang diterima detikcom, Jumat (27/6/2014).
Selain Cak Imin, Hadir di tengah-tengah acara deklarasi Wasekjen DPP PKB Fathan Subkhi, Ketua DPW PKB Jateng KH Yusuf Chudlori, Wakil Bendahara Umum DPP PKB Bambang Susanto. Salah satu deklarator Nawaitu Kristanto, serta sejumlah tokoh nasionalis dan kaum santri juga ikut hadir.
Cak Imin lantas mencontohkan kisah Bung Karno di zaman revolusi yang meminta fatwa Resolusi Jihad kepada KH Hasyim As’ary demi tegaknya NKRI. Peristiwa ini berujung pada pertempuran 10 November di Surabaya yang menjadi tonggak kemerdekaan.
“Hal ini menunjukkan bahwa sinergitas ulama NU dan nasionalis sudah ada sejak dulu,” pungkasnya.
(rvk/fjr)











































