"Semua pihak kita minta untuk ingat pada esensi Ramadan, yaitu mengembalikan jati diri kita. Mudah-mudahan dengan Pilpres di bulan Ramadan bisa membuat suasana Pilpres yang memanas lebih dingin," ujar Lukman di Kantor Kementerian Agama RI, Jl MH Thamrin, Jakarta Pusat, Jumat (27/6/2014).
Lukman pun berharap suasana Ramadan tidak dipolitisasi sehingga masyarakat dapat menjalabkan ibadah dengan khusuk. Di samping itu, momen ini pun sekaligus dapat melatih diri.
"Kita mengedepankan kesadaran kita, untuk lebih mengedepankan persaudaraan," imbuh Lukman.
Lukman mencermati saling serang antar pendukung membuat Pilpres menjadi kurang kondusif. Ditambah lagi saling tuding di tingkat elit pun tak kalah panas.
"Kita berharap lah supaya kita diingatkan lagi untuk kemvali ke jati diri kita. Biar kita bisa minal aidin wal faidzin (kembali ke jati diri)," pungkas dia.
(bpn/fjr)











































