Sang kakek, Suyono, pun terpukul melihat mantu dan cucunya tewas terlindas truk kontainer.
"Saya merasa terpukul karena Saskia merupakan cucu pertama saya, selain itu Nining semasa hidup selalu baik dan santun. semasa hidup selalu baik dengan keluarga," ujar Suyono Mardiantoro di rumah duka Jalan Puspa 8 No 7, Rt 013/006 Kelurahan Utan Kayu Selatan, Jakarta Timur, Jumat (27/6/2014).
Keluarga menganggap kepergian telah menjadi suratan takdir. Ia pun menyerahkan seluruhnya proses hukum kepada pihak berwajib.
"Ini sudah menjadi suratan takdir, biar polisi yang mengurus, saat ini kita fokus dengan almarhum dulu. Terus terang saja ini masih berasa mimpi," ujarnya
Sebagai seorang kakek, Saskia meninggalkan banyak kenangan. Di usia beranjak remaja, cucunya selalu juara kelas.
"Cucu saya selalu rangking kelas, bahkan sekolahnya selalu menunjuk dia kalau ada perlombaan mata pelajaran," ungkapnya.
(edo/fjr)











































