Dari pantauan detikcom spanduk itu berada di Jalan Pandanaran Semarang yaitu di dekat lapangan Pancasila, kemudian ke arah Barat di sebelah kanan terpasang di pagar, dan yang ketiga berada di dekat posko relawan Jokowi-JK yang juga berada di Jalan Pandanaran.
Dalam spanduk tersebut foto Soeharto diedit dengan teknik digital vektor, kemudian disebelah tertulis "Piye Kabare Bro.. Enak Jamanku Tho..? Tapi Luweh Kepenak Mengko Jamane Jokowi". Tentunya spanduk tersebut menarik perhatian banyak pengguna jalan yang melintas.
Menurut petugas kebersihan di Jalan Pandanaran, Rohani (70) spanduk tersebut sudah terpasang sejak seminggu lalu. Namun ia tidak tahu kapan spanduk tersebut di pasang padahal ia sudah mulai membersihkan jalan sejak pukul 03.00 pagi.
"Sudah seminggu, mungkin pasangnya pas malam. Saya enggak tahu, padahal saya kerja mulai jam 03.00 pagi sama sore," kata Rohani kepada detikcom, Jumat (27/6/2014).
Sebagai petugas kebersihan di Kota Semarang, setidaknya ia tahu jika ada spanduk-spanduk baru yang terpasang terutama di Jalan Pandanaran. Selain itu ia juga pernah melihat spanduk bergambar Soeharto itu di beberapa titik di Kota Semarang.
"Banyak itu mas di mana-mana ada. Di Jalan Pandanaran ini ada beberapa. Tapi kok menurut saya kalaupun beliau (Soeharto) masih ada pasti dukung menantunya, " ujarnya.
Menanggapi spanduk tersebut, Sekretaris DPC PDIP Kota Semarang, Supriyadi mengaku tidak mengetahui siapa yang membuat spanduk tersebut. Namun pihaknya tidak mempermasalahkannya selama isi spanduk tidak mengandung unsur black campaign.
"Kalau kami yang bikin, pasti ada tulisan DPC PDI Perjuangan Kota Semarang. Siapapun dan dari manapun komunitas itu mendukung capres yang kami usung silahkan, asalkan positif dan tidak buat kampanye hitam," tegasnya.
(alg/fjr)










































