"Rencananya diisi oleh Dimyati Natakusumah, itu kebijakan Ketum dan Sekjen," kata Wasekjen PPP Syaifullah Tamliha di Gedung DPR, Senayan, Jumat (27/6/2014).
Syaifullah mengungkapkan bahwa surat itu sudah diajukan kepada pimpinan akan tetapi masih mengalami persoalan teknis. Surat itu seharusnya dikirimkan lewat Fraksi PPP di MPR.
"Surat itu mesti kepada Fraksi MPR yang proses, ada kesalahan teknis urusan sekjen," ujarnya.
Wakil Ketua MPR Melani Leimena Suharli saat ditemui terpisah membenarkan bahwa DPP PPP sudah mengajukan nama Dimyati sebagai pengganti Lukman. Namun pimpinan MPR masih menunggu surat tembusan dari fraksi.
"Kalau dari DPP iya, Pak Dimyati. Kita tinggal dapat surat tembusan dari Pak Irgan, Ketua Fraksi PPP. Kita belum dapat dari fraksi, kita menunggu apa kata fraksi saja," ujar Melani.
Sebelumnya, nominasi wakil ketua MPR ialah Irgan Chairul dan Dimyati. Sekjen PPP Romarhurmurziy mengungkapkan alasan partainya menominasikan keduanya.
"Calon pengganti Pak Lukman ada dua nama yang mengerucut yaitu Ketua Fraksi PPP MPR, Irgan dan Wakil Ketua Baleg Dimyati. Pak Irgan di MPR sudah sering bersinggungan dengan hal-hal konstitusionalitas. Sementara Pak Dimyati sudah sering berurusan dengan perundang-undangan," kata politisi yang akrab disapa Romi ini di Gedung DPR, Senayan, Selasa (10/6).
(imk/dnu)











































