"Hari ini dia dipindahkan ke RSCM Salemba, karena tempat isolasi buat luka bakar kita kurang bagus," ujar dokter forensik RSUD Tarakan yang merawat Yusri, dr Evi Untoro, saat dihubungi detikcom, Jumat (27/6/2014).
Evi mengatakan, saat dipindahkan kondisi korban dalam keadaan stabil walau masih kritis.
"Karena untuk melakukan pemindahan ke rumah sakit lain, kondisi pasien harus stabil. Walaupun korban sebenarnya masih kritis," jelasnya.
Dia belum mengetahui di RSCM nanti korban akan ditempatkan di ruang apa.
Yusri mendapatkan luka bakar hingga 30 persen. Menurut dr Evi Untoro, penurunan kondisi Yusri disebabkan karena luka yang dideritanya. Luka bakar yang menjalar di tubuhnya sejak Selasa (24/6) lalu membuat kondisi tubuhnya semakin lemah.
"Pasien kritis karena lukanya. Dan memang masih harus dipasang alat bantu nafas," kata Evi pada Kamis kemarin.
(spt/nrl)











































