Panglima Instruksikan Evaluasi Penggunaan Pesawat Tua

Panglima Instruksikan Evaluasi Penggunaan Pesawat Tua

- detikNews
Jumat, 24 Des 2004 17:49 WIB
Jakarta - Panglima TNI Jenderal Endriartono Sutarto menginstruksikan kepala staf angkatan untuk mengevaluasi dan mengecek peralatan dan pesawat yang tua sebelum digunakan."Yang jelas, kita bisa memahami bahwa peralatan sudah tua-tua sehingga sekarang saya sudah mengeluarkan suatu petunjuk kepada seluruh staf angkatan dan seluruh komando operasi untuk mengevaluasi dan mengecek peralatan yang ada. Kalau memang itu pesawat dan peralatan yang tua, kita adakan recheck dulu sampai kita menyakini bahwa mereka itu laik untuk digunakan."Demikian disampaikan Panglima Jenderal Endriantono Sutarto usai menyambut kedatangan 7 jenazah korban heli Super Puma TNI AU NAS 332 VIP yang jatuh di wilayah Wonosobo di Anggar Skuadron 17 Lanud Halim Perdana Kusuma, Jakarta Timur, Jumat (24/12/2004)."Kedua, kita memang tahu pada bulan-bulan seperti ini cuaca di sedang buruk-buruknya. Kalau memang latihan atau kegiatan yang bisa ditunda sampai cuaca lebih baik. Maka sementara kita tunda sampai menunggu waktu yang lebih bagus," lanjutnya.Berapa banyak pesawat yang ditunda penggunaannya?"Banyak, seperti di TNI AD itu ada helikopter Bell 205 itu sementara kita grounded dulu sambil kita cek semuanya. Kalau yang Super Puma sebetulnya belum tua karena buatan tahun 1992. Tetapi karena cuaca kita tidak gunakan grounded juga. Kalau memang cuaca belum bangus lebih baik ditunda," paparnya."Tetapi kalau latihan tidak bisa sama sekali ditunda karena sesuatu yang harus atau wajib, ya diupayakan bagaimana agar tidak terjadi kecelakaan. Pada prinsipnya kalau cuaca itu buruk dan masih bisa ditunda ya ditunda," kata Panglima.Mengenai penyebab kecelakaan, Panglima belum bisa memastikan."Saya belum bisa pastikan karena perlu investigasi yang lengkap. Tetapi sementara itu karena cuaca buruk sehingga akibatnya jarak pandang yang kurang bagus. Itu yang sementara," demikian Panglima TNI Jenderal Endriartono Sutarto. (aan/)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini