"Besok saya jawab surat peringatan terakhir dari DPP Partai Golkar ini. Buat dokumen pribadi," kata Indra sembari mem-posting foto surat peringatan terakhir dari DPP Golkar di twitter, Jumat (27/6/2014).
Surat dari DPP Golkar itu adalah surat ketiga yang diterimanya. Indra didesak untuk balik badan ke Prabowo-Hatta.
"Saya dikasih waktu seminggu lagi oleh DPP Partai Golkar untuk ikut "garis resmi". Ya, kurang dari seminggu jelang Pilpres," kata Indra dalam tweet edisi curcol.
"Walau judulnya keras, saya baca surat dari DPP Partai Golkar ini terlalu lembut buat saya. Ada nada sayang. Huuufff," kata Indra.
Akankah Indra mematuhi instruksi DPP Golkar mendukung Prabowo-Hatta, ataukah menyusul tiga temannya yang lebih dulu dipecat dari Golkar?
(van/nrl)










































