Siswa Nakal, Ahok: Keluarkan dan Jangan Diterima di Sekolah Negeri

Siswa Nakal, Ahok: Keluarkan dan Jangan Diterima di Sekolah Negeri

- detikNews
Kamis, 26 Jun 2014 23:23 WIB
Siswa Nakal, Ahok: Keluarkan dan Jangan Diterima di Sekolah Negeri
Jakarta - Kasus kekerasan kemungkinan tidak hanya terjadi di ekskul pecinta alam SMA 3 Setiabudi, Jakarta Selatan. Plt Gubernur DKI Basuki T purnama alias Ahok mendapat laporan ada kejadian serupa pada esksul lain di sekolah itu.

Tewasnya Arfiand Caesar Irhami (16) membuat Ahok berang dan meminta pelaku kekerasan dihukum tegas. Pun apabila ada siswa lainnya yang terlibat dalam kasus tewasnya Arfiand maupun kekerasan lainnya, Ahok mengharamkan sekolah negeri bagi mereka.

"Dikeluarkan biar dia cari tempat lain aja. Biar bertobat. makanya saya tidak melarang dia sekolah di swasta. tapi negeri enggak boleh," kata Ahok saat diwawancarai wartawan di Balaikota, Jl Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, kamis (26/6/2014).

"Makanya, kalau saya kejam. Saya Langsung tidak bolehkan dia sekolah (negeri-red) di manapun di Jakarta," imbuh Ahok.

Ahok mengatakan, para guru di sekolah harus jeli melihat mana siswa yang bermasalah. Selain itu juga harus berani melaporkan siswa-siswa yang bertindak di luar batas kewajaran.

"Kadang guru itu, masa sih kamu nggak tau mana anak yang bandel dan enggak bandel. Lihat matanya saja sudah tau mana bandit nggak bandit," ucapnya.

Ditambahkan Ahok, para guru juga harus berani menindak siswa bermasalah sekalipun anak pejabat. "Kadang-kadang di sekolah ngetop kan juga banyak anak pejabat, anak orang kaya, dia suka belagu. Tapi kita nggak mau tau. Kalau salah sikat saja," pungkasnya.

(bar/rvk)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads